Mereka Keluarga Kita

Sedekah Operasi Katarak

Sedekah Operasi Katarak

Ajak juga teman Anda untuk turut membantu campaign ini. Bagikan sekarang!
Rp 500.000 donasi terkumpul
1 orang baik membantu

Mata merupakan jendela dunia, sejatinya dijaga dengan baik. Namun gangguan penglihatan tidak bisa terhindari dan bisa terjadi pada semua orang, salah satunya katarak. Kekeruhan pada lensa mata ini harus ditindak dengan jalan operasi.

Peduli akan itu, Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk memfasilitasi para penderita katarak yang kurang mampu dengan mendirikan Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi Badan Wakaf Indonesia (BWI) – Dompet Dhuafa (DD) di Kota Serang dengan berbasiskan dana wakaf.

Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi BWI-Dompet Dhuafa di Kota Serang.

Meski RS Mata Ahmad Wardi BWI-DD menggunakan dana dari masyarakat untuk pembangunan dan fasilitasnya, rumah sakit ini menggunakan peralatan teknologi tinggi untuk melayani pasien.

Semisal untuk operasi katarak, RS Mata Ahmad Wardi BWI-DD tidak menggunakan jahitan, namun menggunakan laser dan alat yang canggih.

Rumah sakit ini melayani seluruh lapisan masyarakat. Bagi masyarakat dhuafa akan dibiayai dari dana zakat dan sedekah para donatur.

Menurut World Health Organization (WHO) dalam satu menit ada 12 orang menjadi buta di dunia, empat orang menjadi buta di Asia Tenggara, dan satu orang menjadi buta di Indonesia. Selain itu, angka kebutaan karena katarak di Indonesia cukup tinggi.

Angkanya sekitar 0,78 persen per tahun, yaitu sekitar 2 juta orang per tahun. Dokter mata (di Indonesia) mengoperasi dua juta orang per tahun sepertinya belum sanggup!

Wibowo menjelaskan, penyebab katarak dan kebutaan ada empat. Di antaranya, pertambahan umur, trauma kecelakaan, sinar ultra violet dan diabetes millitus. Diketahui, pengidap diabetes millitus cukup tinggi angkanya di Indonesia. Sementara, untuk operasi katarak di Jakarta biasanya butuh waktu 4-6 bulan untuk mengantre.

Di Provinsi Banten sendiri, berdasarkan data kementerian kesehatan yang disampaikan oleh dr. Darmawan M. Sophian, Sp.M., M.Kes, Ketua PERDAMI Banten, prevelansi penderita Katarak mencapai 1,5 – 2 persen dari total jumlah penduduk atau dari kurang lebih 11 juta penduduk Banten.

Mari kita bantu ratusan dhuafa penderita katarak untuk kembali melihat lebih terang!

Cara Berdonasi

  1. Masukkan jumlah donasi pada kolom di bawah
  2. Isi data Anda dengan benar, sebab kami tetap ingin berkomunikasi dengan Anda terkait penyaluran program ini dan menyampaikan ucapan terima kasih dari mereka yang telah Anda bantu
  3. Klik tombol DONASI SEKARANG
  4. Transfer sedekah Anda melalui rekening yang kami kirimkan melalui email dan SMS 😊
Donasi Anda
Data Anda