Senyum untuk Syabila

Sejak menjalani rangkaian kemoterapi, Syabila sering merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Ya, dari usia 1,5 tahun Syabila divonis mengidap tumor mata stadium IV.
Kampanye Selesai
Terima kasih atas partisipasi Anda. Kampanye ini telah selesai 2 bulan lalu
8% Capaian
  • Rp 835.001 Terhimpun
  • Rp 10.000.000 Target
  • 6 Donatur
Sisa waktu untuk berdonasi

MARI BANTU MEREKA

“Mak… uih, Mak..uih….”

Kira-kira begitu rengekan Syabila (4,5 tahun), ketika berkunjung ke kantor pusat DD Banten di Kota Serang. Dalam bahasa Indonesia, “uih” artinya pulang.

“Kalau ngelihat orang pakai baju rapih, orang pakai baju putih, kayak Teteh Aa di sini, dia ketakutan. Kirain dokter. Takut perban matanya dibuka, terus matanya dimasukin alat lagi. Makanya ini minta pulang…. ”

Sejak menjalani rangkaian kemoterapi, Syabila sering merasakan nyeri di sekujur tubuhnya. Ya, dari usia 1,5 tahun Syabila divonis mengidap tumor mata stadium IV.

“Sekarang badannya sakit semua. Di rumah juga begini, nggak bisa ngapa-ngapain. Saya nggak tega lihatnya. Dokter bilang sekarang udah nyerang otak sama otot,” ujar sang ibu dengan bening berpendar di matanya.

Di usianya sekarang, seharusnya Syabila bisa bermain bersama teman-temannya. Namun Allah mengujinya. Anak sekecil Syabila harus menghadapi ujian yang tidak ringan. Ia hanya bisa menangis. Keluarga juga tak ada pilahan lain selain bersabar.

Mari kita berdoa sejenak untuk adik Syabila. Semoga proses pengobatannya berjalan lancar. Semoga Syabila bisa lekas sehat sehingga bisa kembali bermain bersama teman-temannya.
Juga untuk keluarganya, semoga senantiasa diberikan kesabaran dalam menghadapi ujian ini. Mari bantu ringankan derita Syabila.

Share kampanye ini: