Bu Cicih Ingin Kembali Rasakan Lezatnya Daging Kurban, Mari Bantu Wujudkan

Makan daging kurban pun hanya ia rasakan setahun sekali. Baginya, bisa merasakan nikmatnya daging saja sudah menjadi bagian dari rasa syukurnya.
Kampanye Selesai
Terima kasih atas partisipasi Anda. Kampanye ini telah selesai 3 minggu lalu
1% Capaian
  • Rp 5.950.000 Terhimpun
  • Rp 500.000.000 Target
  • 2 Donatur
Sisa waktu untuk berdonasi

MARI BANTU MEREKA

Siang itu langit cerah. Panasnya tidak sampai menusuk kulit. Di sebuah petak kecil seorang pria mencangkul tanah. Bukan bertanam yang hendak ia lakukan. Ia sengaja menggali tanah sebagai tempat menampung darah dari tiga ekor domba kurban di sebuah sudut desa di Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Anak-anak tampak mengerumuni orang-orang dewasa yang melakukan proses penyembelihan hewan ternak. Beberapa ibu hanya duduk di tempat teduh, sembari menunggu paket daging kurban dibagi. Salah satunya Bu Cicih (75). Nenek bercucu lima ini datang untuk mendapatkan daging kurban dari program Tebar hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa. Diakuinya, belum ada lembaga lain yang berkurban di desanya.

Ibu mah terima kasih, Jang. Moga-moga janteun amal, sehat, ibadah. Dihapuskeun dosa,” doa Bu Cicih untuk perkurban yang telah berbagi kebahagiaan di desanya.

Sudah delapan tahun Bu Cicih ditinggal almarhum suaminya. Bu Cicih juga tidak bekerja dan hidup bergantung pada pemberian orang. Kalau ada yang membutuhkan jasanya sebagai buruh angkut, atau ikut menjadi buruh angkut tani.

Perempuan lanjut usia ini tinggal di rumah yang ia sebut gubuk. “Dah hampir runtuh gubuk ibu,” ungkapnya prihatin. Rumahnya berada di dataran yang lebih tinggi dari pada tempat penyembelihan hewan kurban.

Bu Cicih yang ditemui sedang menggendong cucu kelimanya ini mengatakan daging kurban yang dia dapat hanya digoreng. Dia tidak mempunyai uang untuk membeli bumbu lainnya.

Makan daging kurban pun hanya ia rasakan setahun sekali. Baginya, bisa merasakan nikmatnya daging saja sudah menjadi bagian dari rasa syukurnya.

Aduhai, Sahabat kami yang dirahmati Allah. Sungguh, Idul Adha yang sudah di depan mata mengingatkan kami pada sosok Bu Cicih dan jutaan saudara kita yang bernasib sama lainnya. Kami ingin ajak Anda mewujudkan harapan Bu Cicih dan mereka yang kurang beruntung di pelosok sana untuk kembali dapat merasakan nikmatnya makan daging tahun ini.

Mari, sudah saatnya manfaat kurban kita menjangkau mereka di daerah pelosok, terbelakang, rawan pangan, dan rawan gizi. Mari bersama kita menebar manfaat kurban sampai pelosok daerah.

KURBAN SEKARANG

 

Share kampanye ini: