Sedekah Operasi Katarak untuk Dhuafa

Mari kita bantu ratusan dhuafa penderita katarak untuk kembali melihat lebih terang!

10 Donatur 1 Love it
Rp 10,500,000 Terkumpul
Rp 50,000,000 Target
Raised Percent :
21.00%

468 Sisa hari
21.00% Terkumpul
Banten, Indonesia

Mata merupakan jendela dunia, sejatinya dijaga dengan baik. Namun gangguan penglihatan tidak bisa terhindari dan bisa terjadi pada semua orang, salah satunya katarak. Kekeruhan pada lensa mata ini harus ditindak dengan jalan operasi.

Peduli akan itu, Dompet Dhuafa terus berkomitmen untuk memfasilitasi para penderita katarak yang kurang mampu dengan mendirikan Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi Badan Wakaf Indonesia (BWI) – Dompet Dhuafa (DD) di Kota Serang dengan berbasiskan dana wakaf.

Rumah Sakit Mata Ahmad Wardi BWI-Dompet Dhuafa di Kota Serang. Meski RS Mata Ahmad Wardi BWI-DD menggunakan dana dari masyarakat untuk pembangunan dan fasilitasnya, rumah sakit ini menggunakan peralatan teknologi tinggi untuk melayani pasien.

Semisal untuk operasi katarak, RS Mata Ahmad Wardi BWI-DD tidak menggunakan jahitan, namun menggunakan laser dan alat yang canggih.

Rumah sakit ini melayani seluruh lapisan masyarakat. Bagi masyarakat dhuafa akan dibiayai dari dana zakat dan sedekah para donatur.

Menurut World Health Organization (WHO) dalam satu menit ada 12 orang menjadi buta di dunia, empat orang menjadi buta di Asia Tenggara, dan satu orang menjadi buta di Indonesia. Selain itu, angka kebutaan karena katarak di Indonesia cukup tinggi.

Angkanya sekitar 0,78 persen per tahun, yaitu sekitar 2 juta orang per tahun. Dokter mata (di Indonesia) mengoperasi dua juta orang per tahun sepertinya belum sanggup!

Wibowo menjelaskan, penyebab katarak dan kebutaan ada empat. Di antaranya, pertambahan umur, trauma kecelakaan, sinar ultra violet dan diabetes millitus. Diketahui, pengidap diabetes millitus cukup tinggi angkanya di Indonesia. Sementara, untuk operasi katarak di Jakarta biasanya butuh waktu 4-6 bulan untuk mengantre.

Di Provinsi Banten sendiri, berdasarkan data kementerian kesehatan yang disampaikan oleh dr. Darmawan M. Sophian, Sp.M., M.Kes, Ketua PERDAMI Banten, prevelansi penderita Katarak mencapai 1,5 – 2 persen dari total jumlah penduduk atau dari kurang lebih 11 juta penduduk Banten.

Mari kita bantu ratusan dhuafa penderita katarak untuk kembali melihat lebih terang!

SILAKAN INPUT NOMINAL DONASI
MASUKKAN NOMINAL DONASI DI SINI Minimum amount is Rp50000 Maximum amount is Rp

Rp50000

Donasi minimal untuk program ini adalah Rp50.000. Donasi maksimal tak dibatasi.

2 donatur

Name Donate Amount Date
Apotek Central Farma Rp 10,000,000 September 06, 2018
Gun Gun Rp 500,000 September 06, 2018
×
Assalamualaikum... Ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan hubungi kami langsung dari WhatsApp Anda. Klik ikon WhatsApp untuk memulai chatting :)