Bangun Rumah Untuk Bu Nining

Yuk, kita hadirkan cahaya semangat guru Indonesia ini yang kasihnya dan semangatnya untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia tanpa batas.

3 donatur 0 love it
Rp 10,000 donasi
Rp 50,000,000 target
Raised Percent :
0.02%

43 hari lagi
0.02% capaian
Banten, Indonesia
SHARE KEBAIKAN INI, YUK!

Perjuangan sang pahlawan tanpa tanda jasa

“Mengamalkan ilmu dari saya, semoga ilmu bermanfaat buat anak-anak penerus bangsa,”  Bu Nining – sang pahlawan tanpa tanda jasa

Perkenalkan saya Rio Andika pemuda asli Pandeglang dan relawan Dompet Dhuafa, saat mendengar kisah beliau rasanya sebutan diatas memang pantas disematkan untuk beliau, bu Nining sang pahlawan tanpa tanda jasa. Ibu 2 orang anak ini yang berprofesi sebagai guru honorer rela tinggal di Toilet sekolahnya karena rumahnya yang hanya sekedar bilik roboh.

Selama dua tahun terakhir, Guru Honorer SDN Karya Buana 3, Nining (44), terpaksa tinggal di toilet sekolahnya di Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Lebih menyedihkan lagi, pendapatan Nining yang hanya Rp350 ribu per bulan sebagai guru honorer. Sedangkan suaminya kerja serabutan.

“Honor Rp350 ribu tiap bulan, dibayar per tiga bulan cairnya,” kata Nining

Segala keterbatasan yang ada di Nining dan Eby, suaminya, dijalani keduanya secara ikhlas. Pendapatannya yang hanya Rp 1,050 juta per tiga bulan itu digunakan Nining dan suaminya, Eby, untuk membiayai dua anaknya.

Anak pertamanya telah lulus SMA dan bekerja merantau di Jakarta. Sedangkan anak keduanya, mengenyam pendidikan pesantren di Yayasan Darul Ullum, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Enggak punya rumah, rumahnya roboh, mau mendirikan lagi uangnya enggak ada, buat anak sekolah,” ucapnya

Aliran listrik rumahnya menjadi satu dengan listrik SDN Karya Buana. Tak banyak barang elektronik di rumahnya, hanya ada rice cooker dan televisi tabung ukuran 14 inchi.

Lantai rumahnya masih tanah. Ranjang tidurnya terlihat lawas dari besi. Atapnya dari asbes, dindingnya menggunakan tripleks. Kamar dibuat sendiri oleh Eby, suaminya, bersama Nining.

Selain menjadi guru Kelas 1 dan mengajar seluruh mata pelajaran. Sebelum mengajar, dia bersama suaminya, Eby, terlebih dahulu membuka warung jajanan anak-anak di dalam sekolah.

Setelah itu, dia berangkat mengajar. Warung dijaga oleh suaminya. Kebutuhan hidup sehari-harinya ditopang oleh jajanan anak sekolah.

Bu Nining sudah 15 tahun menjadi guru honorer. Harapannya sederhana, bisa menjadi guru berstatus PNS agar pendidikan kedua anaknya bisa lebih tinggi lagi.

Karena kegigihan dan hati mulia beliau saya mengajak teman-teman untuk ikut membantu bu Nining memiliki rumah yang nyaman dan bantuan usaha

Teman-teman bisa membantu Bu Nining dengan cara klik DONASI di bawah ini atau bisa juga share kampanye ini ke teman-teman yang lain

Yuk, kita hadirkan cahaya semangat guru Indonesia ini yang kasihnya dan semangatnya untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia tanpa batas.

#mudahjadibaik #jangantakutberbagi

*sumber berita : Viva.co.id

*diverifikasi oleh : Dompet Dhuafa Banten

SHARE KEBAIKAN INI, YUK!
Masukkan Nominal Donasi Anda Donasi minimal : Rp Maximum amount is Rp
atau pilih nominal yang disarankan:

Rp50000

0 donatur

Rp75000

0 donatur

Rp100000

0 donatur